Monday, April 14, 2014

MODEL SISTEM

     Activity Diagram
Activity diagram pada perangkat lunak ini menjelaskan aktivitas apa saja yang dapat dilakukan oleh pengguna (user) pada perangkat lunak ini. Pada perangkat lunak ini terdapat 4 menu utama dan 3 submenu. 4 menu utama tersebut antara lain, 1. Menu home, 2. Menu aturan penyandian dalam morse, 3. Menu pembelajaran penyandian, 4. Menu text to morse. submenu pada perangkat lunak ini terdapat pada menu ke 2, yakni menu aturan penyandian dalam morse. Ke 3 submenu tersebut antara lain, 1. Submenu aturan penyandian alfabet dalam morse, 2. Submenu aturan penyandian tanda baca dalam morse, dan 3. Submenu aturan penyandian angka dalam morse.
Menu home pada perangkat lunak ini berisikan halaman sejarah morse, pengguna (user) dapat mengetahui sejarah mengenai penemu sandi morse dan penggunaan sandi morse dari awal ditemukannya hingga saat ini dari halaman sejarah morse ini. Pada menu aturan penyandian dalam morse, dijelaskan mengenai aturan-aturan yang digunakan saat pengguna (user) hendak melakukan penyandian dokumen teks. Pada menu ini, terdapat 3 submenu didalamnya. Antara lain 1. Submenu aturan penyandian alfabet dalam morse, 2. Aturan penyandian tanda baca dalam morse, dan 3. Aturan penyandian angka dalam morse. Menu pembelajaran penyandian berisikan form penyandian sederhana yang di desain untuk digunakan sebagai sarana belajar menyandikan dokumen teks yang dapat dilakukan oleh para pengguna pemula. Menu penyandian yakni menu inti dari perangkat lunak ini berisikan halaman yang didalamnya terdapat sebuah form yang dapat digunakan pengguna (user) untuk menyandikan dokumen teks. Alur activity diagram pada perangkat lunak ini dijelaskan pada gambar 3.1 berikut ini;

Gambar 3.1 di atas adalah gambar activity diagram antara pengguna (user) terhadap perangkat lunak (sistem) hasil penelitian ini. Aktivitas dimulai dengan user memasuki homepage atau halaman utama dari perangkat lunakpenyandian morse. Secara optional, user dihadapkan pada empat pilihan menu yakni, menu home, menu aturan penyandian morse code, menu pembelajaran penyandian dan menu penyandian.
Jika user memilih menu sejarah morse, oleh sistem user akan dialihkan pada halaman sejarah morse. Halaman sejarah morse berisi tentang sejarah lahirnya morse code dan penemunya. Pilihan menu terdiri dari satu halaman tunggal dan tidak terdapat halaman lebih lanjut. Aktivitas yang dapat dilakukan oleh user pada menu ini yaitu membaca halaman sejarah morse. Apabila user memilih untuk melanjutkan aktivitas pada perangkat lunak ini, maka user akan dihadapkan pada menu selanjutnya, yakni menu aturan penyandian morse code. Namun, apabila user memilih untuk menyelesaikan aktivitas pada perangkat lunak ini, maka user akan dikembalikan pada homepage atau halaman utama perangkat lunak ini, dan user bisa keluar dari aplikasi.
Saat user memilih menu aturan penyandian morse code, oleh sistem user akan dialihkan pada halaman aturan penyandian morse code. Aktivitas yang dapat dilakukan oleh user pada menu ini yaitu memilih sub menu yang terdapat pada menu aturan penyandian morse code, lalu oleh sistem akan dialihkan ke halaman sub menu aturan penyandian morse code. Apabila user memilih untuk melanjutkan aktivitas pada perangkat lunak ini, maka user akan dihadapkan pada menu selanjutnya, yakni menu penyandian. Namun, apabila user memilih untuk menyelesaikan aktivitas pada perangkat lunak ini, maka user akan dikembalikan pada homepage atau halaman utama perangkat lunak ini, dan user bisa keluar dari aplikasi.
Saat user memilih menu pembelajaran penyandian, oleh sistem akan dialihkan pada halaman pembelajaran penyandian. Aktivitas yang dapat dilakukan oleh User pada menu ini yaitu menekan tombol inputan, lalu oleh sistem akan ditampilkan sandi morse dari inputan User, dan User dapat membaca sandi morse yang diinputkan pada layar hitam di halaman menu penyandian.Apabila user memilih untuk melanjutkan aktivitas pada perangkat lunak ini, maka user akan dihadapkan pada menu selanjutnya, yakni menu penyandian. Namun, apabila user memilih untuk menyelesaikan aktivitas pada perangkat lunak ini, maka user akan dikembalikan pada homepage atau halaman utama perangkat lunak ini, dan user bisa keluar dari aplikasi.
Saat user memilih menu penyandian, oleh sistem user akan dialihkan pada halaman penyandian. Aktivitas yang dapat dilakukan oleh user pada menu ini yaitu menginputkan huruf latin yang akan disandkan pada kolom penyandian, kemudian dilanjutkan dengan menekan tombol ubah untuk mengetahui hasil penyandian, lalu oleh sistem akan ditampilkan hasil penyandian pada kolom penyandian, kemudian user bisa membaca hasil penyandian. Apabila user ingin melanjutkan penyandian, maka usermenekan tombol reset untuk dapat melakukan penyandian kembali. Namun, apabila user ingin menyelesaikan aktivitas pada perangkat lunak ini, maka user bisa langsung keluar dari aplikasi ini.
 


Gambar di atas adalah Use Case Diagram System, yang menggambarkan aktivitas apa saja yang dapat dilakukan oleh actor terhadap sistem. Dalam use case diagram, yang menjadi actor adalah pihak yang berkepentingan terhadap sistem, dalam penelitian ini yang menjadi actor ialah user. Pada gambar di atas, terdapat satu actor, yakni user dan empatuse case. Use case tersebut antara lain membaca sejarah morse, membaca aturan penyandian morse code, membaca karakter sandi morse, membaca karakter sandi morse dan mendapatkan hasil penyandian huruf Latin ke morse code. Use case membaca sejarah morse merupakan representasi bahwa user dapat membaca sejarah morse pada perangkat lunak hasil penelitian ini. Pada use case membaca aturan penyandian morse code adalah representasi dari aktivitas user terhadap sistem, yakni berupa aktivitas membaca aturan penyandian morse code. Use case membaca aturan penyandian morse code ini diperinci pada sequence diagram user membaca aturan penyandian morse code.
Use Case membaca karakter sandi morse merupakan representasi bahwa user dapat membaca karakter sandi morse yang telah diinputkan pada halaman pembelajaran penyandian di perangkat lunak ini. Use Case membaca karakter sandi morse ini diperinci pada sequence diagram user memilih menu pembelajaran penyandian. Use case penyandian huruf Latin ke morse code ialah representasi bahwa user dapat memperoleh hasil penyandian huruf Latin ke morse code. Use Case Penyandian Sandi Morse ke Huruf Latin ialah representasi bahwa user dapat memperoleh hasil penyandian Sandi Morse ke Huruf Latin. Use case yang terakhir ini diperinci dengan sequence diagram user mendapatkan penyandian Sandi Morse ke huruf Latin. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat dalam kartu-kartu use case di bawah ini.

Tabel 3.1. Kartu Use Case Membaca Sejarah Morse
Nama Use Case : Membaca Sejarah Morse
ID : U.1
Deskripsi singkat : user memilih untuk membaca sejarah morse
Actor : User
Prasyarat : User memilih menu sejarah morse
Kondisi akhir sukses : User mendapatkan halaman sejarah morse
Aliran normal :
User Action :
User memilih menu sejarah morse
User melihat halaman sejarah morse
User membaca sejarah morse
System Response :
Menampilkan halaman sejarah morse
Alur alternatif : -




Tabel 3.2. Kartu Use Case Membaca Aturan Penyandian Morse code
Nama Use Case : Membaca Aturan Penyandian Morse Code
ID : U.2
Deskripsi singkat : user memilih untuk membaca aturan penyandian morse code
Actor : User
Prasyarat : User memilih menu aturan penyandian morse code
Kondisi akhir sukses : User mendapatkan halaman aturan penyandian morse code
Aliran normal :
User Action :
User memilih menu aturan penyandian morse code
User memilih submenu aturan penyandian alphabet
User memilih submenu aturan penyandian tanda baca
User memilih submenu aturan penyandian angka
System Response :

Menampilkan submenu aturan penyandian morse code
Menampilkan aturan penyandian alphabet
Menampilkan aturan penyandian tanda baca
Menampilkan aturan penyandian angka
Alur Alternatif : -



Tabel 3.3 Kartu Use Case Membaca Karakter Sandi Morse
Nama Use Case : Membaca Karakter Sandi Morse
ID : U.3
Deskripsi singkat : user memilih untuk melakukan pembelajaran penyandian
Actor : User
Prasyarat : User memilih menu pembelajaran penyandian
Kondisi akhir sukses : User membaca karakter sandi morse
Aliran normal :
User Action :
User memilih menu pembelajaran penyandian
User user mengetikkan karakter pada tombol inputan
System Response :

Menampilkan halaman pembelajaran penyandian
Menampilkan sandi morse
Alur Alternatif : -



 
Tabel 3.4 Kartu use case mendapatkan hasil penyandian huruf Latin ke Sandi Morse
Nama Use Case : Mendapatkan Hasil Penyandian huruf Latin ke sandi morse
ID : U.3
Deskripsi singkat : user memilih untuk mendapatkan hasil penyandian huruf latin ke sandi morse
Actor : User
Prasyarat : User memilih menu penyandian
Kondisi akhir sukses : User mendapatkan penyandian morse code
Aliran normal :
User Action :
User memilih menu penyandian
User user menginputkan kata pada kolom penyandian
System Response :

Menampilkan halaman penyandian
Menampilkan penyandian huruf latin
Alur Alternatif : -




Tabel 3.5 Kartu use case mendapatkan hasil penyandian Sandi Morse ke Huruf Latin
Nama Use Case : Mendapatkan Hasil Penyandian sandi morse ke huruf Latin
ID : U.3
Deskripsi singkat : user memilih untuk mendapatkan hasil penyandian sandi morse
Actor : User
Prasyarat : User memilih menu penyandian
Kondisi akhir sukses : User mendapatkan penyandian sandi morse
Aliran normal :
User Action :
User memilih menu penyandian
User user menginputkan kata pada kolom penyandian
System Response :

Menampilkan halaman penyandian
Menampilkan penyandian sandi morse
Alur Alternatif : -




Sequence Diagram
 Sequence Diagram User Membaca Sejarah Morse
Gambar 3.3 Sequence Diagram User Membaca Sejarah Morse
Gambar sequence diagram di atas adalah mengenai aktivitas yang dilakukan oleh user saat memilih menu sejarah morse. Hasil akhir dari aktivitas ini ialah user memperoleh halaman yang berisi sejarah penemuan morse. Aktivitas yang dijalankan mulai dari halaman utama sistem, kemudian user memilih menu sejarah morse.

 Sequence Diagram User Membaca Aturan Penyandian Morse
Gambar 3.4 Sequence Diagram User Membaca Aturan Penyandian Morse
Gambar sequence diagram di atas adalah mengenai aktivitas yang dilakukan oleh user saat memilih menu aturan penyandian morse code. Hasil akhir dari aktivitas ini ialah user memperoleh penjelasan mengenai aturan penyandian morse code. Aktivitas yang dijalankan mulai dari halaman utama sistem, kemudian user memilih menu aturan penyandian morse code. Dengan memilih menu aturan penyandian morse code, secara otomatis oleh sistem user akan dialihkan pada halaman aturan penyandian morse code. Pada halaman aturan penyandian morse code ini, user akan mendapati penjelasan mengenai alphabet dalam morse code, tanda baca dan angka dalam morse code. Dan jika user memilih tombol keluar atau menu yang lain, maka user secara otomatis berpindah halaman, atau keluar dari menu aturan penyandian morse code.

 Squence Diagram User Membaca Karakter Sandi Morse
Gambar 3.5Sequence Diagram User Membaca Karakter Sandi Morse
Gambar sequence diagram di atas adalah mengenai aktivitas yang dilakukan oleh user saat memilih menu pembelajaran penyandian. Hasil akhir dari aktivitas ini ialah user memperoleh karakter sandi morse. Aktivitas yang dijalankan mulai dari halaman utama sistem, kemudian user memilih menu pembelajaran penyandian. Dengan memilih menu pembelajaran penyandian, secara otomatis oleh sistem akanditampilkan halaman pembelajaran penyandian. Pada halaman pembelajaran penyandian ini, user akan mendapati 41 tombol karakter yang harus di tekan oleh user dan nantinya oleh sistem akan dialihkan pada pemilihan karakter sandi untuk kemudian ditampilkan pada halaman pembelajaran penyandian. Jika user memilih tombol keluar atau menu yang lain, maka user secara otomatis berpindah halaman, atau keluar dari menu pembelajaran penyandian.

 Sequence Diagram User Mendapatkan Hasil Penyandian Huruf Latin
         ke Sandi Morse
Gambar 3.6 Sequence Diagram User Mendapatkan Hasil Penyandian Huruf Latin ke Sandi Morse

Gambar diatas merupakan sequence diagram saat user memilih menu penyandian. Pada gambar diatas, dimulai dengan halaman penyandian. Aktivitas selanjutnya ialah saat user mengetik kata dalam huruf latin di papan keyboard. Oleh sistem, masukan dari user akan dicari pada rule penyandian. Hasil akhir dari menu penyandian adalah berupa tampilan morse code yang sesuai dengan hasil penyandian huruf latin ke morse code.
 Sequence Diagram User Mendapatkan Hasil Penyandian Sandi Morse
         ke Huruf Latin
Gambar 3.7 Sequence Diagram User Mendapatkan Hasil Penyandian
Sandi Morse ke Huruf Latin

Gambar diatas merupakan sequence diagram saat user memilih menu penyandian. Pada gambar diatas, dimulai dengan halaman penyandian. Aktivitas selanjutnya ialah saat user mengetik karakter sandi morse di papan keyboard. Oleh sistem, masukan dari user akan dicari pada rule penyandian. Hasil akhir dari menu penyandian adalah berupa tampilan huruf latin yang sesuai dengan hasil penyandian sandi morse ke huruf latin.

 Rule yang digunakan
Sandi morse yang digunakan dalam aplikasi ini yakni sandi morse tulisan versi International morse code (ITU). Terdapat 2 karakteristik yang digunakan didalam sandi morse yaitu titik (.) dan garis (-). Didalam sandi morse versi ITU, titik ( . ) biasa disebut dengan “dit”, garis biasa disebut dengan “dah”.
Karakter titik (.) dan garis (-) disimpan didalam rule penyandian. Pemanggilan rule penyandian dilakukan saat user menekan tombol ubah yang terdapat pada menu penyandian. Pemanggilan rule penyandian dilakukan dengan menggunakan fungsi eregi_replace. Fungsi eregi_replace yang bertugas untuk mencari dan merubah pola. Apabila karakter yang diinputkan sesuai dengan aturan penyandian, maka hasil penyandian akan ditampilkan oleh sistem pada layar penyandian. Apabila karakter yang diinputkan oleh User tidak sesuai dengan aturan penyandian, maka akan keluar notifikasi error, dengan keterangan bahwa karakter yang diinputkan tidak sesuai dengan aturan penyandian. Penjelasan mengenai pemanggilan rule penyandian seperti diilustrasikan pada gambar.

No comments:

Post a Comment